Pelatihan Perencanaan Karier Masa Depan Digelar 25 Oktober 2026, Peserta Wajib Lulus Ujian untuk Raih Sertifikat

SUKABUMI — Memilih pekerjaan bisa jadi perkara cepat. Namun, menentukan ke mana karier akan dibawa adalah cerita yang berbeda. Di tengah dunia kerja yang terus berubah, seseorang tidak cukup hanya memiliki ijazah atau pengalaman. Kemampuan mengenali diri, membaca peluang, memahami kebutuhan industri, mengembangkan kompetensi, hingga menentukan langkah karier menjadi semakin penting.

Kebutuhan itulah yang coba dijawab melalui Pelatihan Perencanaan Karier Masa Depan yang akan diselenggarakan pada Ahad, 25 Oktober 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Pelatihan ini tidak sekadar mengajak peserta berbicara tentang pekerjaan. Peserta akan diajak melihat karier sebagai perjalanan yang perlu direncanakan secara sadar, mulai dari mengenal diri sendiri hingga menyusun langkah nyata untuk mencapai tujuan profesional. Yang menarik, peserta tidak hanya mengikuti sesi pembelajaran. Pada akhir rangkaian kegiatan, peserta juga akan mengikuti Ujian Pemahaman. Bagi peserta yang ingin memperoleh sertifikat, ditetapkan nilai minimal 70 poin sebagai salah satu ketentuan kelulusan.


Ketika Banyak Orang Bekerja, tetapi Belum Tahu ke Mana Kariernya Dibawa

Memiliki pekerjaan belum tentu berarti seseorang sudah memiliki arah karier. Ada orang yang bekerja bertahun-tahun, tetapi masih merasa tidak yakin apakah bidang yang dijalani benar-benar sesuai dengan dirinya. Ada pula yang memiliki cita-cita besar, tetapi bingung harus memulai dari mana. Persoalan seperti ini menunjukkan bahwa karier bukan hanya tentang mendapatkan pekerjaan. Karier berkaitan dengan proses panjang seseorang dalam belajar, mengembangkan kemampuan, membangun pengalaman, mengambil tanggung jawab, dan menentukan berbagai pilihan profesional sepanjang perjalanan hidupnya. Karena itu, keputusan karier sebaiknya tidak hanya dibuat karena mengikuti teman, tekanan lingkungan, tren pekerjaan, atau sekadar mengejar penghasilan.

Mengenal diri sendiri dan memahami dunia kerja menjadi dua hal yang tidak bisa dipisahkan.

Apalagi perubahan teknologi berlangsung begitu cepat. Kehadiran kecerdasan buatan, otomatisasi, perubahan kebutuhan industri, dan munculnya berbagai jenis pekerjaan baru membuat dunia kerja semakin dinamis. Kemampuan yang relevan hari ini belum tentu cukup untuk menghadapi kebutuhan masa depan. Di sinilah perencanaan karier menjadi penting.

Bukan Sekadar Memilih Profesi

Pelatihan Perencanaan Karier Masa Depan dirancang dengan pendekatan yang cukup sistematis. Peserta tidak langsung diarahkan untuk menentukan profesi tertentu. Proses pembelajaran dimulai dari pertanyaan yang lebih mendasar:

Siapa saya?

Dari sana, peserta diajak memahami minat, bakat, nilai, kepribadian, kompetensi, peluang dunia kerja, hingga tujuan yang ingin dicapai. Setelah itu, peserta diajak melihat kesenjangan antara kondisi saat ini dan tujuan karier yang ingin dicapai. Dengan pendekatan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memiliki impian karier, tetapi juga memahami apa yang harus dipersiapkan untuk mewujudkannya.

Penyelenggara: Karier Perlu Dipersiapkan, Bukan Hanya Diharapkan

Penyelenggara menilai bahwa salah satu tantangan dalam perjalanan karier adalah ketika seseorang memiliki keinginan, tetapi tidak memiliki arah dan langkah yang jelas.

“Karier bukan hanya tentang mendapatkan pekerjaan. Ada proses mengenali diri, memahami peluang, membangun kompetensi, menentukan tujuan, dan mengambil langkah nyata. Karena itu, kami ingin peserta tidak hanya pulang membawa pengetahuan, tetapi juga membawa gambaran tentang ke mana kariernya akan diarahkan dan apa yang harus dilakukan setelah pelatihan.”

Pernyataan tersebut menggambarkan semangat utama pelatihan: membantu peserta bergerak dari sekadar “ingin memiliki karier yang baik” menuju “tahu apa yang harus dilakukan untuk membangun karier tersebut.”



10 Modul yang Membawa Peserta dari Mengenal Diri hingga Bertindak

Pelatihan ini terdiri atas 10 modul utama yang disusun secara berurutan.

1. Mengenal Karier dan Perencanaan Karier

Peserta diperkenalkan pada konsep karier dan perencanaan karier serta pentingnya memiliki arah dalam perjalanan profesional. Perencanaan karier bukan berarti membuat masa depan menjadi kaku. Sebaliknya, perencanaan membantu seseorang memiliki tujuan sekaligus kesiapan menghadapi perubahan.

2. Mengenal Diri untuk Menentukan Arah Karier

Sebelum menentukan ingin menjadi apa, seseorang perlu mengetahui siapa dirinya. Peserta diajak memahami kekuatan, kelemahan, kemampuan, pengalaman, potensi, serta karakteristik pribadi sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan arah karier.

Pertanyaannya bukan hanya:

“Saya ingin bekerja sebagai apa?”

Tetapi juga:

“Karier seperti apa yang sesuai dengan diri saya?”

3. Minat, Bakat, Nilai, dan Kepribadian

Tidak semua orang cocok dengan pekerjaan yang sama. Minat, bakat, nilai pribadi, dan kepribadian dapat menjadi pertimbangan penting dalam menentukan bidang dan lingkungan kerja yang sesuai. Melalui modul ini, peserta diajak memahami bagaimana berbagai aspek tersebut dapat berkaitan dengan pilihan karier.

4. Mengenal Dunia Kerja dan Peluang Karier

Setelah mengenal diri, peserta perlu mengenal dunia yang akan dimasukinya. Modul ini membahas dunia kerja dan berbagai peluang karier, termasuk pentingnya memahami perubahan kebutuhan profesional di tengah perkembangan teknologi dan industri. Peserta diharapkan mampu melihat peluang lebih luas dan tidak hanya terpaku pada pilihan pekerjaan yang sudah umum.

5. Menentukan Tujuan Karier

Memiliki arah menjadi penting agar proses pengembangan karier tidak berjalan tanpa tujuan. Peserta diajak menentukan tujuan karier secara lebih jelas sehingga dapat mengetahui kompetensi, pengalaman, dan prioritas yang perlu dipersiapkan.

6. Analisis Kompetensi dan Career Gap

Setiap tujuan membutuhkan kompetensi tertentu. Pada tahap ini, peserta diajak membandingkan kompetensi yang sudah dimiliki dengan kompetensi yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan karier.

Dari sinilah peserta dapat mengetahui career gap atau kesenjangan kompetensi yang masih perlu ditutup.

7. Strategi Pengembangan Karier

Setelah mengetahui kesenjangan kompetensi, peserta perlu menentukan cara untuk mengatasinya. Materi ini membahas strategi pengembangan karier melalui peningkatan kompetensi, pengalaman, jejaring, serta pemanfaatan berbagai peluang pengembangan diri.

8. Personal Branding dan Portofolio Karier

Kemampuan yang dimiliki seseorang perlu dapat ditunjukkan. Peserta akan mempelajari pentingnya membangun personal branding yang autentik sekaligus menyusun portofolio yang dapat menggambarkan kompetensi, pengalaman, karya, dan pencapaian.

9. Membuat Career Roadmap

Cita-cita membutuhkan peta jalan. Melalui Career Roadmap, peserta diajak memetakan perjalanan dari kondisi saat ini menuju tujuan karier yang ingin dicapai. Target kompetensi, pengalaman, pencapaian, dan tahapan pengembangan dapat disusun secara lebih terarah.

10. Career Action Plan

Tahap terakhir adalah mengubah rencana menjadi tindakan. Peserta akan menyusun Career Action Plan untuk menjawab satu pertanyaan penting: “Apa yang harus saya lakukan setelah pelatihan ini?”

Dengan demikian, pelatihan diharapkan tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi menghasilkan rencana tindakan yang dapat mulai dijalankan.

Dari Mengenal Diri hingga Menentukan Aksi

Kesepuluh modul tersebut membentuk satu alur pembelajaran:

Mengenal Karier → Mengenal Diri → Memahami Minat, Bakat, Nilai dan Kepribadian → Mengenal Dunia Kerja → Menentukan Tujuan → Menganalisis Kompetensi dan Career Gap → Menyusun Strategi Pengembangan → Membangun Personal Branding dan Portofolio → Membuat Career Roadmap → Menyusun Career Action Plan.

Dengan alur tersebut, peserta tidak hanya diajak bertanya “ingin menjadi apa?”, tetapi juga memahami “mengapa memilihnya, apa yang dibutuhkan, dan bagaimana cara mencapainya.”

Ada Kajian Materi dan Ujian Pemahaman

Pelatihan pada 25 Oktober 2026 akan berlangsung dalam dua sesi utama. Sesi pertama dilaksanakan pukul 09.00–12.00 WIB dengan agenda Kajian Materi. Setelah jeda, kegiatan dilanjutkan dengan Ujian Pemahaman pada pukul 13.00–15.00 WIB. Ujian tersebut menjadi bagian dari evaluasi pembelajaran.

Peserta yang ingin memperoleh sertifikat harus memenuhi ketentuan nilai minimal 70 poin. Dengan sistem tersebut, sertifikat tidak hanya diposisikan sebagai bukti kehadiran, tetapi juga berkaitan dengan proses evaluasi pemahaman peserta terhadap materi pelatihan.

Siapa yang Perlu Mengikuti Pelatihan Ini?

Pelatihan ini dapat menjadi ruang belajar bagi mereka yang sedang memikirkan kembali arah kariernya.

Di antaranya:


  • pelajar dan mahasiswa yang mulai memikirkan masa depan;
  • pencari kerja yang masih mencari arah profesi;
  • pekerja yang ingin mengembangkan karier;
  • individu yang ingin mengenali potensi dirinya;
  • mereka yang ingin mengetahui kompetensi yang perlu dikembangkan;
  • calon profesional yang ingin membangun personal branding;
  • individu yang ingin memiliki portofolio karier;
  • mereka yang ingin membuat career roadmap; dan
  • siapa saja yang membutuhkan rencana karier yang lebih terarah. 

Career Roadmap Menjawab “Ke Mana”, Action Plan Menjawab “Bagaimana”

Dua bagian yang menjadi titik penting dalam pelatihan ini adalah Career Roadmap dan Career Action Plan. Keduanya memiliki fungsi berbeda, tetapi saling melengkapi. Career Roadmap membantu seseorang melihat arah dan tahapan perjalanan karier. Sementara itu, Career Action Plan membantu menerjemahkan arah tersebut menjadi langkah yang bisa dilakukan.

Sederhananya:

Career Roadmap menjawab “ke mana saya akan pergi”, sedangkan Career Action Plan menjawab “apa yang harus saya lakukan untuk sampai ke sana”. Perbedaan sederhana ini dapat membantu seseorang mengubah cita-cita yang masih abstrak menjadi rencana yang lebih konkret.

Jadwal Pelatihan

Informasi

Keterangan

Nama Kegiatan

Pelatihan Perencanaan Karier Masa Depan

Hari/Tanggal

Ahad, 25 Oktober 2026

Waktu

09.00 WIB hingga selesai

Sesi 1

09.00–12.00 WIB

Agenda

Kajian Materi

Sesi 2

13.00–15.00 WIB

Agenda

Ujian Pemahaman

Nilai Minimal Sertifikat

70 poin

Pendaftaran Dibuka Secara Online

Bagi masyarakat yang tertarik mengikuti Pelatihan Perencanaan Karier Masa Depan, pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui:

https://bit.ly/regkariermasadepan

Peserta yang ingin memperoleh sertifikat perlu memperhatikan seluruh rangkaian kegiatan, termasuk Ujian Pemahaman sebagai bagian dari proses evaluasi.

Masa Depan Karier Tidak Datang dengan Sendirinya

Pada akhirnya, karier bukan sekadar tentang mendapatkan pekerjaan. Karier adalah perjalanan panjang untuk belajar, bertumbuh, membangun kompetensi, mengumpulkan pengalaman, membaca peluang, dan memberikan kontribusi melalui kemampuan yang dimiliki. Karena itu, masa depan karier tidak cukup hanya dibayangkan. Ia perlu dipersiapkan. Dimulai dengan mengenali diri. Dilanjutkan dengan memahami dunia kerja. Kemudian menentukan tujuan, membangun kompetensi, menyusun peta perjalanan, dan mengambil langkah nyata.

Kenali diri. Pahami peluang. Tentukan tujuan. Bangun kompetensi. Susun roadmap. Lalu bertindak. Itulah semangat yang dibawa Pelatihan Perencanaan Karier Masa Depan pada 25 Oktober 2026. Sebab pada akhirnya, masa depan karier bukan hanya sesuatu yang ditunggu, tetapi sesuatu yang perlu dipersiapkan dan diperjuangkan mulai hari ini.

 

Daftar Pelatihan

https://bit.ly/regkariermasadepan